"Aku tidak perduli seberapa besar aku akan membayarnya. Aku hanya ingin kau membuatkan aku kalung berlian yang indah," Ken benar-benar tak bisa bersabar. "Baiklah tuan. Baiklah silahkan tunggu tuan," ucap wanita itu ketakutan lalu pergi. Ken beralih duduk di sofa diikuti Roger yang selalu bersama Ken. "Ken bisakah kau sedikit tenang, aku mengerti kehilangan Grace membuat seperti ini. Tapi kau harus bisa bersabar Ken." Ucap Roger pelan. "Sekarang giliran mu Roger," ucap Ken terlihat begitu menakutkan dan misterius. "Giliranku? Apa maksudmu Ken?" Roger takut jika Ken akan membunuhnya. "Bawalah Grace ke rumah! aku tidak ingin kau pulang kerumah tanpa membawa Grace, atau aku akan membunuhmu. Ingat itu Roger." Ucap Ken membuat jantung Roger naik turun tak karuan. "Ken bagaimana bisa aku

