Bab 29

621 Words

Seorang wanita tersenyum melihat sebuah pemakaman dimana bertuliskan nama 'Chris' di atas batu sekaligus terdapat foto kecil disana. "Kau adalah anugerah terindah yang aku miliki Chris" ucap Grace meletakkan bunga di depan foto Chris. Hari sudah sore, Pete dan Bertha masih berduka cita atas kematian Chris. "Sudah sore Grace mari kita pulang" ajak Pete memegang pundak Grace. "Baiklah." Grace tersenyum. "Aku pulang Chris, tapi tenanglah kakak pasti mengunjungi mu lagi nanti" Mereka bertiga pun pergi setelah cukup lama disana, Pete mengerti merelakan kepergian Chris bukanlah suatu hal yang mudah. "Grace kau tak perlu mengantarku ke rumah karena aku ada urusan dan aku harus pergi sekarang" ucap Bertha tiba-tiba. "Apa kau yakin?" Tanya Grace dan Bertha mengangguk. "Aku yakin Grace. Baiklah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD