Bab 16 Sellina

1136 Words

Selesai salat Subuh Rena langsung memasak untuk bekal suaminya makan siang. Sementara Dokter Fredy tampak sedang bersiap berangkat kerja. Setelah menata makanan ke dalam wadah bekal, Rena juga menata makanan untuk sarapan. “Sarapan dulu, Sayang,” teriak Rena dari ruang makan. Dokter Fredy masih sibuk memakai kaus kaki. “Nanti aja aku makan di kantin. Takut telat mau ada tindakan dulu sebelum praktek di klinik,” ucapnya lalu beranjak pergi. “Eh, ini bekalnya, Sayang,” ujar Rena sambil mengejar suaminya ke luar. Dokter Fredy berhenti lalu meraih tas bekal yang diberikan istrinya. Rena segera meraih tangan kanan suaminya lalu diciumnya takzim. Dia masih berdiri mematung menunggu sang suami mengecup keningnya. Namun, sang suami malah terlihat buru-buru naik ke mobilnya. Rena tersenyum ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD