Sungguh sangat sial nasib Daren harus menjadi pengawal sekaligus pesuruh Jazlyn. Gadis itu telah membuat intregitasnya sebagai iblis yang telah menjadi kepercayaan sang raja harus turun. Terbukti sekarang pria itu membawa berbagai kantong belanjaan yang banyak. Itu lebih buruk dari menjadi seorang iblis rendahan. Dimana sekarang dirinya di perbudak oleh manusia. Jazlyn tak tanggung-tanggung menyuruhnya mengambil beberapa pakain, tas, dan juga sepatu. Memintanya untuk memberikan makanan, dan juga yang lebih parah adalah mengipasinya di depan para manusia lain. Ingin rasanya Daren mengarahkan senjata yang sudah berada di balik jasnya kepada Jazlyn. Pria itu sangat tak tahan dengan sikap arogan gadis itu. Terlebih lagi, Jazlyn terus saja tersenyum bahagia melihatnya sengsara. “Belikan ak

