Bagian 16

2235 Words

“Astaga aku lupa.” Wanita itu menepuk dahinya pelan. Cila yang saat itu sedang bersama Ele menuju ke halte bus di dekat kantor pun menghentikan langkahnya. “Ada apa?” tanya temannya itu. “Ada barangku yang ketinggalan. Tadi aku lupa jika membawa payung kecil untuk berjaga-jaga. Maaf Ele sepertinya aku harus kembali. Kamu ke halte duluan saja. Pulanglah dulu, bus kita juga arahnya beda kan.” Ele mengangguk. Cila berbalik dan berlari kecil kembali ke arah kantor. Dari tempatnya tampak Ele yang memperhatikan temannya tersebut. Cila memang sengaja membawa payung dari rumah, itu juga atas perintah dari ibunya mengingat sekarang sudah memasuki musim hujan. Lebih baik berjaga-jaga agar dirinya tak sampai di rumah dengan tubuh yang basah. “Aduh.” Karena terburu-buru dan tak memperhatika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD