“Terima kasih untuk meeting hari ini, Pak Elijah,” ucap seorang pria dengan kumis di atas bibirnya. Elijah menyambut baik uluran tangan pria yang ia segani ini. Cila ikut juga berjabat tangan di sana sebagai formalitas dalam bekerja. “Kira-kira ke mana perginya Pak Reynart?” “Beliau ada urusan kekeluargaan, Pak. Kebetulan saya lah yang ditunjuk langsung untuk menggantikan beliau sementara. Saya harap ketidakberadaan Pak Reynart sama sekali tak mengganggu kerja sama dua perusahaan. Segera jika Pak Reynart telah kembali, beliau akan menemui Anda secara langsung.” “Ah, jadi begitu. Baiklah, agaknya ada urusan yang begitu penting. Atau … beliau sedang sibuk mempersiapkan pernikahan?” Cila mengernyit. Elijah langsung mengeluarkan tawa penuh paksanya. “Sepertinya bukan, Pak. Saya tidak bisa m

