“Cila.” Panggilan dari arah belakangnya membuat wanita yang sedang membawa minuman di dalam botol miliknya itu pun reflek menoleh. Cila memang sekarang sudah membiasakan diri untuk membawa minuman sendiri. Dia meletakkannya di dalam botol. “Ya?” “Kamu disuruh ke ruangan Pak Elijah,” tutur seorang wanita entah dari divisi apa. Cila mengangguk dan wania tadi itu pun pergi. Cila tak serta merta menuju ke ruangan Elijah, tetapi dia meletakkan botol miliknya lebih dulu ke ruangannya. Setelah itu Cila pun menuju ke lift bersama karyawan lain. Setelah pintu lift terbuka, dia pun bergegas menuju ke ruangan Elijah. Cila mengetuk pintu beberapa kali, lalu terdengar suara dari dalam yang menyuruhnya masuk. Cila berjalan ke arah meja kerja atasannya di mana Elijah tampak membelakangi dirinya sa

