Chapter 9: Pria yang Baik

1146 Words

Hari masih pagi. Tapi tempat ini sudah sibuk seperti pasar pagi. Apa boleh buat, Ni Made harus pergi lebih pagi hari ini untuk penerbangannya ke Washington D.C, perjalanan kerja. Katanya ini merupakan proyek besar yang akan sangat berpengaruh dalam karirnya. Tapi Ni Made adalah orang yang sedikit ceroboh. Lagi-lagi dia lupa untuk menyiapkan bagasinya dan mengatur alarm-nya. Tidak heran jika ia sibuk sekali bersiap-siap dan memeriksa barang bawaannya berulang-ulang. Ni Made sibuk bepergian dari kamar tidurnya - ke kamar mandi – lalu dapur – dan ulangi lagi. Sementara uncle Robert, yang sudah sangat mengenal Ni Made, membantunya dengan caranya sendiri. Berdiri dengan tenang di depan kompor, menggoreng telur dan daging asap selagi merebus air di ketel. Menurutku uncle Robert adalah pasangan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD