Aira menghampri Raja yang sedang meringkung di jok sebelah kiri.Teman sebelahnya sudah duluan kabur menyelamatkan diri.takut,kalau kalau Raja memuntahkan isi perutnya.
"kamu kenapa Raj?"
Raja mengangkat kepalanya.menoleh kearah Aira."Mabok.aku ga terbiasa naik bis gini.Biasanya aku kemana mana naik motor atau mobil"
"Bisa gitu ya.mabok bis tapi ga mabok mobil"guman Aira sambil menoleh sekitar.
"ada yang punya minyak kayu putih?"
Aira mengulurkan minya kayu putih untuk Raja."nih,olesin ke perut dan tengkuk kamu"
Aira mengoleskan minyak kayu putih ke sekitar kaki Raja.Sesaat Raja menarik kakinya.dia kaget dengan perbuatan Aira.
"it's ok.santai wae.Aku dah biasa rawatin mas aku kalau lagi bengek"
Saakan paham dengan reaksi Raja,Aira menutup kembali minyak tersebut.
Aira menyelimutkan Jaket pada Raja,"dah mendingan kan?,tidur gih.perjalanan masih jauh."
"Sintia,jaketmu pinjem ya.Dipakai Raja dulu.tuh anak mabok kedinginan."
"ok"
Raja sudah duduk manis di bangku kelas.Badanya sudah segar bugar,tidak seperti hari sabtu kemarin.
Aira memasuki ruang kelas sambil tengak tengok.dia mencari di bangku mana Vega duduk.Ya,semester dua ini Aira memutuskan untuk duduk dengan Vega.Pasalnya,Sintia sedang ada misi mendekati Harry.sedangkan Harry senengnya duduk di barisan kedua.Otomatis Sintia harus mencari teman yang bisa datang lebih awal untuk mencari bangku.Aira dan sintia sama sama tak bisa diandalkan untuk datang pagi.Mereka sering datang mepet,atau parahnya telat.
"Aira..sini deh"Raja menyeru saat Aira masih berdiri di ambang pintu.
"Eh Raj,udah sehatan kamu?ga mabok lagi?"
"Alhamdulillah, aku udah bugar lagi.Kemarin sesampainya di rumah,aku langsung di treatment ama mama aku"
"jiah...anak mama"sahut Aira sambil mengembangkan senyum.
"iya lah,anak mama.Masa anak tangga"Raja menimpali dengan wajah pura pura sewot.
"Ra,ini jaketnya.udah di cuci bersih dan wangi.Makasih ya.mama aku titip salam.Beliau juga nanyain nama kamu.katanya suruh main"jelas Raja panjang lebar.
"Bib bib bib bib calon mantu,bib bib bib bib calon mantu"Anez sengaja bernyanyi di samping Raja dan Aira.
"Anez Ora genah"Sahut Aira sambil menghampiri Vega yang sudah duduk manis di pojok belakang.
Vega sengaja memilih posisi pojok belakang agar mudah memantau situasi.Baik situasi kalau kalau guru hendak masuk kelas,ataupun momen momen Fatih dan Nicko melewati kelas mereka.
Posisi kelas X_D merupakan posisi yang strategis dalam segala urusan.posisi tusuk sate,sehingga menguntungkan penghuninya untuk memantau siapa saja yang lewat ke arah Kantin,toilet,dan Masjid sekolah.Dan satu lagi,belakang kelas ini juga parkiran motor.strategis sekali kan..untuk anak anak yang mau bolos.
baik bolos cabut dari sekolah maupun bolos mata pelajaran killer.
"kok paling belakang sih Ga?Aku ngga suka.kalau nyatet suka banyak kepala bergoyang."Protes Aira pada Vega.
"jan banyakan protes napa.coba sini duduk manis dan rasakan sensasinya"Bujuk Vega
"Ih bener pake banget ...eits,itu dia lewat..."Aira dengan lebay mendayu dayu mengekspresikan kebahagiannya.hanya cuma melihat Fatih melintasi Kelasnya ke arah Masjid