"Erina bilang,..dia udah ngasih tau ke kak Fatih.Kalau saya suka.emm...naksir kak fatih"
Dengan hati berdebar,dan nafas yang di paksakan untuk menyambung kalimatnya"Tapi kak Fatih ga usah khawatir.Saya ga ada niatan buat gangguin kak Fatih.Dan saya juga tidak tertarik untuk pacaran.Saya akan menjaga diri saya,untuk suami saya nanti."
Fatih tertegun dengan kalimat yang di ucapkan oleh Aira.Dirinya tidak menyangka sama sekali.
ampun..unik banget sih nih bocah.dari ungkapan hati yang katanya naksir,tapi langsung ngasih batasan.kalau dia ga pengen pacaran..Dan apa tadi?katanya akan menjaga diri untuk suaminya kelak?amazing banget nih bocah.kirain kocak kocak selebor.ternyata pikirannya jauh juga ya.Dah ngerti tanggung jawab.
"udah ya kak,makasih atas waktunya."Aira mengakhiri pernyataan naksirnya di sore itu.Dan berlalu dengan beban hati yang sudah terangkat.
Sementara Fatih masih tertegun dan terbengong bengong.
jadi,critanya tadi gue di lambungkan ke angkasa terus dibanting?awas kamu ya Ai..
Setelah pernyataan sore itu,Aira akan memalingkan muka bila bertemu dengan Fatih.Tetapi Nicko yang sering bersama Fatihlah yang rajin menegur Aira.
Begitu juga dengan Vega sahabat Aira.Setiap berpapasan dengan Fatih dan Nicko maka Vegalah yang menegur Fatih.Dan sengaja bergenit genit ria sambil meledek Aira.
Walaupun sebenarnya,Vega juga tidak percaya diri untuk menegur Nicko.Karna Vega sendiri juga naksir Nicko.
ish..kenapa saling silang ??
Hosh ..hosh ..huh!
Aira berlali demi menyelamatkan bola basket yang nyaris keluar lapangan.Semua siswa dilapangan sedang fokus ke arah lapangan basket.Pasalnya hari ini ada pengambilan nilai untuk mata pelajaran penjaskes.
Sesaat kemudian sorak sorai dilapangan menjadi hening.lalu sahut sahutan kembali terdengar.beberapa teman Aira baik cowok dan cewek serempak memanggil manggil Aira.
"Aira..Aira..arah jam sembilan.cie..cie..haha..ha..ha.."
Aira sontak mengikuti arahan temen temanya.Reflek ia menengok arah jam sembilan.Dan..bola berhasil direbut oleh Anita.Karna fokus Aira terganti ke Fatih.
Dengan berjalan tenang tanpa merasa menjadi objek huru hara adik kelasnya.Fatih berlalu seperti tidak terjadi apa apa.sungguh ekspresinya sangat datar.
Fatih benar benar menjaga jarak dan sikap dari Aira.seperti siang itu
"Eh,kak Fatih apa kabar.."Dengan wajah sumringah dan senyum mengembang,suara mendayu Vega menegur Fatih.padahal Vega sedang berjalan bersisian dengan Aira.
Sedikit mengarahkan pandangannya sejenak.Fatih menatap Aira,lalu fokusnya beralih ke Vega."Eh..Vega kabar baik dong.."
Biasanya,Kalau sedang mood.Aira akan menimpali dengan menegur Nicko.Tapi kali ini Aira sedang malas untuk di ledek.Ia sedang tidak minat untuk mendengar obrolan absurd Fatih dan Vega.
Aira memutuskan untuk berlalu lebih dahulu.
"Duluan ga,kak Nicko."
Aira berlalu tanpa menegur Fatih.
"udah ya kak Fatih.Aira sedang mode ngambek tuh"Vega berpamitan dengan Fatih sambil berlalu.Dan tidak juga menegur Nicko.
Teng..teng.Teng...teng.
Bel tanda masuk waktu Ekstra kurikuler telah berbunyi.
sementara Vega telah bergabung dengan team marching band nya.
Aira sudah berganti kostum dengan do bok nya.
Ya,selain olah raga basket.Aira juga suka kegiatan berkeringat lainya.Ia bergabung dengan team bela diri Tae kwon do.walaupun dia tidak jago sama sekali.Karna memang niatan Aira, murni olah raga.Tapi Aira sangat bersemangat dengan ekskul ini.
Saat peregangan otot sekitar 15 menitan,Fokus Aira teralihkan dengan seseorang yang memasuki lapangan.Ia masuk ke barisan belakang dan bergabung dengan peserta lainnya.
Ga salah tuh?dia ikut tae kwon do juga?.Sambil mendengar arahan sabeumnya di depan.
"tumben dia ikut joint.Biasanya dia maen di gor atau di kampus tuh"Siska berkata sambil mengarah ke Aira.
Siska adalah mahasiswa tapi dia sudah biasa ikut latihan gabungan di Sma ini.
"eh?mba Siska kenal dia"sahut Aira sambil mengangkat sebelah kakinya kesamping atas dan diluruskan.
"Aira..."
Sabeum Widi menegur sambil berjalan ke arah Aira.
"Lanjut nanti"kata siska sambil bergumam.demi menghindari lirikan sewot sabeum Widi
sabeum Widi adalah temannya Siska.jadi Siska merasa sungkan
"Dia itu Atlit Ra.."
"Dia sudah biasa ikut kejuaraan di kampus.sabuk dia mah kamuflase doang.Sungkan dia sama Si Widi."sambung Siska saat mereka sedang istirahat.
Selama latihan pergerakan Aira menjadi tidak nyaman.dia kurang leluasa bergerak dan berakrab akrab dengan peserta yang lain.karna takut dikira mencari perhatian Fatih
Mungkin dia ikut latgap di sekolah karna mau nambah jam latihan.kan sebentar lagi Kejuaraan daerah akan di gelar.Aira mencoba berfikir positif.dia tidak mau ke gr an.cukup satu nama yang membuat ia tau batasan dan posisinya.
Livia.Benarkan??