Aryan berdiri tidak tenang menghadap Aira. "Aira,..aku ngerasa ga enak"Menjeda kalimatnya bola matanya berlari kekanan dan kekiri seperti sedang mengamati kaeadaan. "Lihat disana Ra,itu yang pakai jaket hitam namanya Fatih.kamu tau kan..aku ngga enak sama dia Ra."Aira mendongokkan kepala,demi melihat kearah Aryan yang lebih tinggi darinya."kenapa?" "Aku diambil sabeum Satya untuk bertanding atas nama kampusnya.seharusnya Fatih yang turun kelapangan.Tapi,sepertinya sabeum Satya lebih yakin padaku.Fatih dilempar ke dojang kampus yang lain.ambil kelas yang berbeda biar nanti di ĺapangan ga ketemu ama aku.Ya,walaupun untuk kebaikan kampusnya sepertinya Fatih belum bisa terima."Aryan membung pandangannya,ketika Fatih menoleh kearahnya.Tatapan mata Fatih menyorot ke arah Aira.mereka sempat be

