Surprise 2

1089 Words

Pulang kerja bisasanya waktu yang paling ku nanti. Tapi kali ini aku benar-benar merasa lebih baik tidur di kantor saja. Bayangkan, saat ini aku sungguh sangat terpaksa berada di rumah besar Papa tiriku. Lagi-lagi Mama memaksaku untuk hadir di acara ulang tahun perusahaan suaminya itu. Aku menghela napas untuk yang kesekian kalinya. Ku tatap pantulan diriku sendiri pada cermin. Cantik. Tapi tetap saja Om Keanu merasa aku kalah cantik sama mantan calon menantunya. A n a. Huhhh. Rasanya aku mau kayang sangking kesalnya. Dalam keadaan perasaan sekesal ini, Mama dengan nggak tahu apa-apanya itu malah maksa banget buat datang ke acara yang menurutku jelas unfaedah ini. Aduhhh Mama tuh memang orang tua sayang anak banget ya? Sampai-sampai aku patah hati ditolak jadi calon mantu aja dia sama s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD