Part 22

1700 Words

Kabar pemecatan Rani sudah terdengar sampai di telinga Ardhan. Napasnya memburu menahan kesal. Belum selesai masalah dan gosip yang kemarin, sekarang sudah bertambah lagi. Terlebih yang melakukannya adalah papanya sendiri tanpa persetujuan Ardhan sama sekali. Ardhan tahu bahwa perusahaan yang dikelolanya saat ini masih berada dalam kuasa Surya. Namun, tetap saja Ardhan yang lebih berhak memecat pegawai-pegawainya karena Ardhan yang bertanggungjawab atas para pekerjanya. Ardhan sudah hilang kesabaran, dia lelah dengan semua ini. Sampai kapan Ardhan harus menuruti semua kemauan orang tuanya yang tak pernah memikirkan keinginan Ardhan. Hanya untuk kali ini saja Ardhan ingin menentukan pilihan hidupnya sendiri. "Maksud Papa apa pecat Rani tanpa persetejuan Ardhan?" Ardhan masuk ke ruangan Su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD