PART

1402 Words

"kamu kenapa sih sayang?, akhir-akhir ini kamu tuh bener-bener berubah, bahkan sekarang kamu terus nunda pernikahan kita" ucap nadia dengan nada suara sedih. "maaf, tapi kali ini aku sibuk, banyak hal yang harus aku urus" balas sigit pelan. nadia menghembuskan napas kasar lalu menatap mata sigit. "itu bukan alasan kuat buat nunda pernikahan" ucap nadia. "aku tau tapi aku beneran sibuk" balas sigit tidak sepenuhnya bohong. "apa ada perempuan lain?" tanya nadia. "apa maksud kamu?" tanya sigit balik. "jawab aja pertanyaanku" pinta nadia. sigit gugup, ia memutus kontak mata dengan nadia. "gak ada" jawab sigit pelan. "jawabnya sambil natap mataku" pinta nadia. sigit tak bisa melakukan itu. "udahlah nad, kita masih tergolong muda, jadi kejar aja dulu karier kita masing-masing" ucap s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD