sigit mengerjakan matanya, setelah nyawa nya sudah terkumpul ia mendengar suara seseorang muntah-muntah di dalam kamar mandi, dirinya melihat jam dinding yang masih menunjukkan pukul 04:15 pagi, sigit menoleh ke sisi kanan, dan ia tidak melihat bella di tempat tidur. sigit pun bangkit dari tempat tidur lalu berjalan ke arah kamar mandi, sigit sedikit terkejut karena ia melihat bella sedang muntah-muntah, tanpa basa-basi dirinya mendekati sang istri dengan perasaan cemas. "kamu kenapa?" tanya sigit sembari memijat tengkuk bella pelan. "ga tau, kayanya masuk angin deh" jawab bella pelan tanpa menatap sigit. bella masih terus mengeluarkan cairan dari dalam mulutnya. sigit melihat wajah bella di pantulan cermin, wajah perempuan yang ia nikahi 10 bulan lalu itu terlihat pucat. "muka kamu

