Chapter 1

1096 Words
Kulihat ia berjalan dengan senyuman manisnya, entah kenapa aku merasa sesuatu yang lain di dalam hati ku, apakah aku menyukainya? Tidak, itu tidak mungkin aku menyukainya lagi pula sepertinya ia kakak (lk) kelas. . . . Saat nya mengikuti latihan ekskul pertama ku disekolah ini. Aku melihat seorang laki laki yang tidak asing bagiku ia manis, tinggi, pintar, tidak banyak omong dan ini adalah tipe ku banget. Hei ini kan abang itu! Ah jadi memang bener aku menyukainya. . . Aku pulang ke rumah dan langsung mandi, siap siap untuk sekolah besok. 3 bulan kemudian..... "Nadin, Della siapa sih cowok yang kalian suka disekolah ini?" tanya aura maksa "Mau tau banget sih" balas Della "Gitu banget sih! Nih ku kasih tau siapa cowok yang kusukain" ujar Aura "Siapa siapa?" tanya Nadin dan Della mulai penasaran "Agung kelas 8-1" beritahu Aura "Hah masa sih gila lo ya Ra!" ujar Della "Abang yang itu yang putih itu kan yang hormat nya itu yang gini" pasti Nadin sambil memperagakan hormat ala Agung "Udahlah Nadin nanti tau sendiri nya" ucap Della "Iya iya" angguk angguk Aura "Gantia lah siapa sih kalian Nadin, Della gitu" kesal Aura. Nadin akhirnya mengambil kertas dan mencoba untuk berkata jujur dan disaat yang tepat cowok yang disukai Nadin lewat "Bang Aan" gumam Nadin lalu langsung menulis nama cowok yang disukainya ya namanya Aan. "A-an" eja Aura sambil mengembangkan senyum nya "Aan" baca Della di kertas itu "Kelas berapa Nad?" tanya Aura antusias "Kalo gak salah sih 9-4 sih" pasti Nadin "Eaaaa Nadin 9-4" goda Aura "Sekarang kau lah Dell" pinta Nadin "Ni yah" kata Della sambil menulis nama cowok itu "Habil" serentak Nadin dan Aura tiba tiba guru bahasa inggris datang ke kelompok enam "Dah siap tugasnya" tanya guru itu mmebuat mereka bertiga langsung mencari alasan "Ummm... Pak ini gini kan pak dia pakai of atau enggak" ucap Nadin pintar cari alasan "Pakai of aja" beritahu guru itu setelah nya pergi berkeliling ke mall alias kelas Nadin dkk. Bel istirahat berbunyi Nadin, Della dan Aura duduk didepan kelas sekalian nyariin si doi "Op... Op... Op... Op... Nadin ya tandai" goda Aura dan Della membuat Nadin mendengus sebal "Op... Op... Op... Op... Agung eaaa Aura" balas Nadin dan akhirnya mereka bertiga tertawa terbahak bahak. "Nadin kau dah siap MM" tanya Nira "Udah Nir, emang kenapa?" jawab dan tanya Nadin "Nggak papa sih" ujar Nira. Bel masuk berbunyi mereka masuk kedalam dan belajar hingga bel pulang berbunyi. "Bye Dell bye Aura" ucap Nadin melambaikan tangan yang dibalas dengan lambaian tangan juga. . . . Nadin mempersiap sekolah nya seperti biasa nya "Besok jumpa bang Aan yes yes!" senang nadin sedangkan di tempat Aura "Buku Ini udah yeah selesai juga" ucap Aura "Besok jumpa Agung ah senangnya" lanjut nya sambil berbaring di tempat tidurnya. Di tempat Della "Ah liat Faceb*ok nya Habil lah" monolog Della ntah pada siapa. . . . Pagi yang cerah Nadin sampai disekolah dan memasuki kelas setelah Della "Della" sahut Nadin "Aku liat bg Aan dulu lah" kata Nadin sembari keluar kelas membuat Della menggeleng geleng "Sepertinya bg Aan membuat Nadin tergila gila, tapi yang mana sih bg Aan?" ucap Della pada dirinya sendiri lalu datang Aura yang baru datang "Mana Nadin" tanya Aura pada Della "Luar" jawab Della singkat, padat, dan jelas. . . . Anak SMPN 1 apel pagi, di saat sedang apel Nadin, Della dan Aura melihat Agung mereka menahan tawa entah apa yang membuat mereka ingin tertawa. Setelah apel pagi Aura berteriak "EH WEE MINGGU DEPAN EH MAKSUDNYA SENIN DEPAN KAN KITA UPACARA JADI BU ANITA INGIN KITA SIAP SIAP DAN MILIH SIAPA SAJA NANTI YANG AKAN MENJADI PADUAN...-." "EH Aura itu nanti aja dulu" ujar Nouval yang ntah muncul dari mana "Ntah bikin mumet aja" timpal Nira. . . "Jalan jalan yok bosen di kelas" ujar Della "Jalan jalan kemana Dell?" tanya Nadin "Udah keliling aja kita lagi pula ni sekolah gak luas kali kok" remeh Della dan mereka berdua berkeliling sekolah "Huh gilak ni sekolah luas bener" Della gak kuat berjalan lagi "Alah tadi siapa ya yang bilang kalo ni sekolah gak luas kali" ejek Nadin "Hehehe namanya juga bosen" dalih Della dan Nadin hanya memutar bola matanya jengah. "Masok kelas yok Dell" ajak Nadin yang disetujui oleh Della saat menuju kelas Della dan Nadin melewati kelas Aan dan itu kesempatan emas bagi Nadin "Bang Aan dimana ya?" bingung Nadin "Dia di rumah" balas Della bosen "Kok dirumah dia kan sekolah tadi...-" jeda Nadin "Ah itu dia bang Aan" lanjut Nadin "Eh itu juga ada bang Agung" kaget Della "Sapa gak ya? Gak usah deh nanti dikira mentel kali" pikir Nadin. "Assalamu'alaikum" salam Nadin "Mekom" salam Della yang langsung menuju tempat duduk "Ya Allah ni anak ngucap salam asal jeplak aja yang penting jadi. Yang betul itu ASSALAMU'ALAIKUM " omel Nadin. "Woyy duduk ada buk Anita" seru Dian "Heh ko kesurupan ya sampe segitu nya hah" ujar Auly "Ho! Aa.. Masa sih? Masa bodoh" tanggap Dian. Kami duduk ditempat masing masing dan Wali Kelas kami buk Mita masuk "Selamat pagi" sapa buk Anita "Pagiiii bukkkkk" balas kami serempak "Um... Nak nanti jangan ada yang keluar keluar dan ibu mohon sama kalian jangan main bola dikelas yang laki laki dan ini juga patut di bicarakan ribut nya dikurangi jangan banyak kali omongannya ya" pinta buk Anita "Ya bukkk" balas kami tiba tiba guru Seni budaya masuk membuat wajah sebagian dikelas merengut terutama Aura "Aishhh ntah apalah ibuk ini masuk" kesal Aura "Wtfff" yang lain hanya menahan tawa "Apa kusantet aja ya ibuk ini? Ah ya kusantet nanti biar gak usah masuk masuk" ucap Aura dengan ide yang super gila "Aura ku slending otak kau ya" omel Della membuat kelompok 6 (Nira, Nadin, Dian, Ari) menggelengkan kepala nya. . . . Bel istirahat telah lama berbunyi, di kelompok 6 mereka memakan bekal yang di bawa "Ah kenyang nya" ucap Nira "Kalo gak bontot gak kenyang kenyang walau dah jajan sepuluh kali" kata Della "Itu kau aja mah bukan aku" ucap Nadin "Ya Allah belum nyampe 3 detik dah masuk gilak ya" kesal Aura "Heh peak ni udah 30 menit ya istirahat nya" omel Nira "15 menit oyy" ucap Nadin membetulkan ucapan Nira. . . . Bel pulang berbunyi setelah pembelajaran yang menguras tenaga mereka. "Yeyaayeeyyy pulang woooo hooo" teriak girang Nadin "Bukan kawan ku ya bukan bukan" ucap Aura "Woyyy itu bang Aan sama bang Agung mau ngapain tuh kok kayak mau berantem tuh dari ekspresinya dah nampak" oceh Nadin dan mereka mempercepat langkah nya. "GAAAWAAT"- NADIN "DASAR TUH ANAK"- AURA "GAWAAAT! OWALESS"- DELLA "WADUHH GINI PULA LAH"- NIRA TBC......
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD