22

1400 Words

Bab 22 "Aku benar-benar suka sama kamu, sungguh. Tapi..." Arsjad menarik napas panjang sebelum melanjutkan ucapannya dengan hati-hati. Corry sendiri terlihat cemas seakan sedang menanti sebuah kabar buruk. Wanita itu terlihat meremas jari tangannya dengan gugup. Namun, dia menguatkan hatinya dan mendengarkan ucapan Arsjad sampai tuntas. "Sekarang rasa suka ku ke kamu tidak lebih dari sekadar teman." Arsjad berkata dengan suara pelan dan berat. Melihat Corry yang hanya diam, Arsjad bergegas berdiri dari duduknya. Corry yang tidak rela ditinggalkan begitu saja menarik pergelangan tangan pria itu dengan putus asa. "Kalau aku hanya sebagai teman... lalu sebagai apa Marsha bagimu?" Suara Corry bergetar. Melihat Corry yang berusaha menahan sedih dan kecewanya, Arsjad merasa tidak nyaman.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD