28

1483 Words

Bab 28 Arsjad memeriksa kembali cek yang di dalam amplop dalam genggamannya. Dia memerlukan waktu untuk mengumpulkan uang itu. Arsjad menghabiskan seluruh tabungan dari hasil kerjanya di luar negeri, menjual beberapa gram emas murni yang tadinya akan dia gunakan sebagai mas kawin, dan ditambah uang pinjaman dari Nazar untuk melunasi hutang istrinya. Barry ada di balik mejanya, ketika Arsjad memasuki ruangan pria itu. Dia mendongak memandang Arsjad yang menghampiri dan berhenti di depannya, meletakkan sebuah amplop dengan logo Bank ternama. "Apa ini?" "Cek untuk melunasi hutang itu." Barry memandang Arsjad dengan raut wajah mengejek. "Ku pikir kamu gak mampu bayar. Sudah lewat satu bulan dari waktu yang saya minta." "Memang mudah nyari uang sebanyak itu?" "Bagi saya mudah aja." Barry

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD