Pov Abel "Abel!" Aku lari setelah tahu Mas Heru menemukanku, yang sedang berdiri menunggu taksi di tepi jalan. Aku tak bisa lari cepat karena kondisi perut besarku. Aku terus berdoa semoga tidak tertangkap oleh lelaki gila itu. "Abel tunggu!" Mas Heru dan orang-orangnya mengejarku, aku terus berlari tak mempedulikan kondisi kandunganku lagi. "Abel...berhenti!" Mas Heru berhasil menangkapku, aku berteriak minta tolong. Tiga lelaki yang kebetulan mendengar teriakan minta tolongku segera berlari ke arahku. Mereka berkelahi dengan orang-orang suruhan mas Heru. Sambil mencekal tanganku Mas Heru menelpon sopirnya untuk menjemput kami, saat ia masih sibuk berbicara dengan sopirnya, aku gigit tangannya sampai dia berteriak kesakitan. Aku injak kakinya lalu ku dorong tubuhnya hingga dia j

