"..., akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan kami," jawab Ben. "Dia pergi begitu saja??? Dia pergi setelah meninggalkan penderitaan untukmu???" Adriana terlihat tak terima. Ben menatap ke arah Adriana, seraya mengusap rambut wanita itu agar kemarahannya mereda. Adriana memang selalu tak bisa menyembunyikan emosinya, yang mana emosi tersebut akan selalu terlihat baik melalui ekspresi ataupun kata-katanya. "Ya. Dia pergi begitu saja. Dia meninggalkan Ibu yang sudah tak bisa menerimanya, dia meninggalkan Arnold serta Kenzie yang masih butuh kasih sayangnya, dan juga meninggalkan aku yang terus-menerus kesakitan akibat bertransformasi berulang-ulang. Tapi tentu dia tak peduli dengan semua itu, karena dia sudah mendapatkan apa yang diinginkannya selama ini. Yaitu menjadi manusia seutuh

