Pertarungan itu semakin sengit. Aura mengeluarkan kekuatan magisnya dari jauh, untuk membantu yang lain. Arhoz, Adriana, dan Mytha menatapnya dari lantai atas dengan sangat jelas. Bahkan Yvan dan Cinthya yang biasanya tak terlalu peduli terhadap orang baru pun, mendadak terpaku di tempat masing-masing. "Ini benar-benar gila," gumam Adriana. "Ya, kau benar. Orangtua kita cukup gila karena berani membuang salah satu darah daging mereka sendiri!" balas Yvan, sinis. "Dan bahkan mereka berpura-pura tidak tahu apapun, juga tak pernah membahasnya ataupun merasa bersalah!" umpat Arhoz, penuh kekesalan. "Jadi kalian benar-benar tidak tahu sama sekali tentang keberadaan Aura?" tanya Arnold. "Ya, kami tidak tahu sama sekali. Ini pertama kalinya kami melihat sosoknya, dalam bentuk manusia ataupun

