Zale masih duduk di samping Celline di kursi yang ada di halaman belakang rumah. Ia menepati janjinya pada Celline, bahwa ia akan tetap bersama gadis itu meski semua sudah selesai ia lalui. "Kau..., datang ke sini karena Dewa Sophatthy memintamu?" tanya Celline. "Tidak juga. Dia memang memintaku datang, tapi itu terjadi saat aku sudah berada di setengah perjalanan menuju ke rumahmu. Aku hampir sampai di sekolah, tapi tiba-tiba aku terus mendengar rintihan kesakitanmu. Jadi, kuputuskan batal masuk ke area sekolah dan berlari dengan sekuat tenaga menuju ke sini. Lalu Dewa Sophatthy pun muncul di hadapanku saat aku sudah setengah perjalanan, memintaku datang untuk membantu menguatkanmu," jawab Zale dengan begitu jelas. Celline pun tersenyum kecil, lalu kembali menggenggam tangan Zale denga

