Alrez dan Bright menatap dengan ekspresi terkejut ke arah Erhol, yang baru saja mencetuskan ide gilanya. "Apa kau bilang? Vega boleh menginap di sini dan akan ditemani oleh Alexa? Kau pikir..., akan semudah itu mendapat izin dari Ibumu?" ejek Alrez. Erhol tersenyum penuh percaya diri, di kepalanya sudah tercetak jelas banyak rencana yang bisa ia jalankan dengan mudah. "Sudah, kalian kerjakan saja tugas kelompok ini. Jangan berpikiran yang tidak-tidak, karena aku akan pulang meski hujan badai akan datang menghantam bumi," ujar Vega, begitu tenang. Wajah Erhol pun mendadak suram. Senyum yang tadi mengembang dengan indah kini meredup dalam sekejap. "Kenapa? Kau tak suka berada di rumahku?" tanya Erhol, bernada tinggi. "Suka. Aku suka berada di rumahmu. Ibumu sangat ramah, sepupu-sepupum

