Ben duduk di sofa yang telah disediakan oleh pihak studio foto. Beberapa kali ia menatap bagaimana Aurel dan Joseph yang sedang melakukan beberapa pose, untuk foto prewedding mereka. Ia terlihat sangat tidak suka dengan pengarahan yang dilakukan oleh penata gaya. Ia sudah sangat gemas sejak tadi karena tak ada satupun foto yang hasilnya bagus. Hati nuraninya tentu tergelitik dengan sangat kuat, saat menatap semua hasil foto yang ada. "Hei, bagaimana kalau kau memberinya tambahan cahaya di sebelah kanan???" perintah Ben. Penata gaya memasang wajah tak sukanya pada Ben. Namun dia tetap tak mengacuhkan Ben, dan lebih memilih melanjutkan sesi pemotretan agar lebih cepat selesai. "Aurel tidak akan terlihat menonjol seperti yang Joseph inginkan, jika kau tak menambahkan cahaya di sisi kananny

