June mengajak Caitlyn menuju hutan di belakang sekolah. Menjauhi keramaian agar gadis itu merasa nyaman. Caitlyn tidak bertanya-tanya pada June, tentang kemana pemuda itu akan membawanya. Ia sudah merasa senang karena June bersedia berdiri di sampingnya, saat ia sendiri sudah hampir menyerah dengan hidupnya. Ya, gadis itu memang sudah hampir menyerah dengan hidupnya sendiri. Ia hampir melakukan percobaan bunuh diri beberapa kali, namun semuanya gagal. Karena setiap kali akan melakukanya, ia akan segera teringat pada Dean--Kakaknya--yang selalu menyayanginya dengan sepenuh hati. Jika bukan karena ia takut Dean akan hidup sebatangkara, maka ia jelas sudah lebih memilih mati saat hidup bersama Baron--Pamannya. Hidupnya benar-benar tersiksa. Melakukan banyak pekerjaan hanya untuk mendapatkan

