"Ka..., kau serius dengan tawaranmu itu?" tanya Dean. "Ya, aku serius Dean. Mana mungkin aku main-main? Aku bukan anak kecil," jawab Erhol. "Kapan tawaran itu akan mulai berlaku?" Dean ingin tahu. "Kalau kau sudah bosan bekerja di minimarket, silahkan datang padaku. Meski kau belum lulus, yang penting kau sudah punya SIM. Toh kelulusanmu hanya perlu waktu tiga bulan lagi, bukan?" Vega memperdengarkan percakapan kedua pemuda itu pada Azela sejak tadi. Azela terlihat amat sangat terpukul mendengar kenyataan yang Dean hadapi. "Itu benar-benar..., di luar dugaanku," ujar Azela. "Ya, bahkan aku sekalipun. Itulah mengapa sering kukatakan padamu, jangan sampai kau menyesal. Kalau kau kehilangan dia, kau takkan bisa dengan mudah mengobati patah hatimu. Karena begitu juga dengannya, yang takk

