Erhol keluar dari kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya menggunakan handuk. Ia bercermin beberapa saat sambil mengamati wajahnya sedikit terkena pukulan dari Bright saat sedang berguling-guling di lapangan. Matanya yang awalnya hanya memperhatikan wajah dan bekas pukulan, tiba-tiba tertuju pada sebuah benda kecil yang ada di sisi tempat tidurnya melalui pantulan cermin. Ia pun berbalik dan menatap benda kecil itu sambil mengerenyitkan kening selama beberapa saat. Erhol adalah seorang pemuda yang selalu hafal dengan apapun yang ada di dalam hidupnya. Tak ada satu pun hal yang bisa luput dari ingatannya. Ia memiliki ingatan yang tajam, bahkan pada seseorang yang baru ia temui sekalipun. Benda yang saat itu ia pegang sudah jelas bukan miliknya. Terlebih karena ia adalah seorang pria, jad

