MENAKUTI DAN MELEMPARKAN KEPERCAYAAN

1685 Words

Di Luar sangat heboh tetapi Arfeen hanya membiarkan mereka melakukannya sebab dia ingin mendengar cerita lebih banyak lagi. “Apa Mama tidak ingin tahu di mana aku tinggal selama ini?” gumamnya, Arfeen menatap Mamanya yang masih terkejut melihat dia berhasil mengubah sebuah bantal menjadi batu yang keras. “Aku tidak tinggal di rumah sakit tetapi lebih baik Mama mengiyakan perkataan polisi. Lagipula siapa yang menyiksa anaknya sendiri sampai hampir mati dan bahkan tidak mempedulikannya hanya karena anak itu berbeda?” Mama Arfeen diam, dia tahu di mana letak kesalahannya dan dia ketakutan ketika ternyata anak bungsunya itu masih memiliki kekuatan yang dia pikir sudah sirna karena selama ini anaknya itu tidak melawan siapapun, dia hanya diam seperti seorang pengecut meskipun sudah dipukuli b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD