Bab 24

1225 Words

Suasana langit malam ini tampak pekat dipenuhi awan hitam. Tak lama lagi hujan akan segera turun. Sesekali terdengar suara petir dan kilat yang menakutkan. Arifa mengintip dari balik tirai jendela kaca. Belum terlalu malam namun suasana tampak mencekam ditambah udara yang terasa sangat dingin menusuk nusuk kulit. Suaminya masih belum pulang juga. Benar saja selang lima menit hujan pun turun dengan deras disertai angin kencang dan bunyi petir yang bersahut-sahutan. Waktu sudah menunjukkan pukul delapan, keluarga Roni baru selesai makan malam bersama. Sesungguhnya istri kedua Roni itu ingin segera masuk ke kamar untuk berlindung di balik selimunya namun kedua mertuanya mala lah ingin mengajaknya nonton sambil berbincang sejenak. Kini Arifa, Bu Elma dan Pak Hamid duduk di ruang tengah men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD