Keesokan harinya usai sarapan, Roni dan rombongannya ditemani Pak Narto akan bertolak ke Yenbuba untuk diving dan snorkeling. Ini merupakan acara yang paling ditunggu oleh mereka semua, petualangan bawah laut sesungguhnya. "Kalian sudah siap?" Pria berusia enam puluh itu tampak sibuk membawa peralatan untuk menyelam. "Siap, Pak." Iis yang paling semangat. Sejak dulu ia bermimpi bisa melihat terumbu karang dan dasar laut. "Hati-hati ada yang ketinggalan!" Pak Narto memberikan peringatan. Tentu saja Roni dan yang lainnya sudah mempersiapkan semuanya, termasuk kamera dan ponsel mereka yang sudah terisi penuh oleh batere, pun dengan powerbank sudah siap sebagai pengisi batre. Mereka langsung menaiki speedboat yang akan mengantar ke tempat tujuan yang lokasinya tak jauh, hanya butuh wakt

