Bab 27

1325 Words

Pagi-pagi sekali Roni dan rombongannya sudah mandi dan berpakaian rapi. Semua telah mengepak kembali barang-barang mereka untuk memudahkan saat meninggalkan hotel itu . Roni bersyukur karena semalam kedua istrinya tidak membuat aksi kegaduhan. Mereka lebih banyak saling diam. Menurut Roni itu lebih baik daripada saling berdebat dan memanas-manasi. Semua pun bisa tidur dengan nyenyak. Konfisi kesehatan yang fit sangat sibutuhkn dalm acara kali ini. "Ayo kita sarapan dulu." Roni melirik jam tangannya. Sudah pukul enam pagi dan mereka harus bersiap melanjutkan perjalanan menuju Raja Ampat. "Iya nih udah lapar banget." Zaki, Si Perut Karet tampak memegangi perutnya yang agak buncit. Sebenarnya ia sudah makan roti dan s**u kotak namun itu tak cukup baginya. "Makan di sini atau di luar?" Roni

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD