Teror

1385 Words

Tuhan tau, tanpa mesti mecari Tuhan tau, meski kau bersembunyi. Tuhan tau, meski kau berlari sejauh langkah kaki berlari. *********** "Assalamualaikum" ucap umi dengan suara panik. "Wa'alaikumussalam" jawab alif, imron, juga abi syaid yang ada di rumah sakit. Tepatnya di depan ruangan hafiz. "Syila?" Ucap alif dan imron bersamaan yang di balas anggukan oleh syila. "Bagaimana keadaan mas hafizh abi?" "Masih di tangani dokter!" Jawab abi syaid dengan sama paniknya. "Keluarga pasien?" Ucap dokter keluar dari ruangan hafizh yang di ikuti oleh satu orang perawat. "Saya istrinya!" Ucap syila dengan menangis. "Kondisinya sudah stabil. Pasien hanya butuh istirahat yang cukup." "Saya boleh melihatnya dok?"  Ucap syila "Silahkan bu! Kalau begitu saya pamit." Syila langsung masuk begitu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD