Satu bulan lebih syila sudah kembali kepesantren. Kini kondisi syila sudah semakin membaik, namun keluarga syila masih sering mengunjunginya. Mereka sangat khawatir dengan kondisi syila yang terkadang tiba-tiba saja drop. Awalnya orang tua syila melarangnya untuk kembali ke pesantren sementara waktu. Namun, syila yang terus memaksa akhirnya orang tuanya pun mengiyakan keinginan Putri bungsunya tersebut. Kini syila berada di dapur pesantren bersama ketiga sahabatnya. Karena setiap hari ahad para santri wati akan bergiliran untuk belajar memasak. Kebetulan ahad ini giliran syila serta sahabatnya. "Assalamualaikum." ucapan salam dari seorang gadis dengan tergesa-gesa. "Wa'alaikumussalam." ucap semua berbarengan. "Anti kenapa, kok seperti itu?" Ucap sisil. "Semua bahan di toko pesantren k

