Chapter 21

1266 Words

" ah itu paspor -,".ucap bunda Zoya terpotong dengan perkataan Revan, yang membuat dirinya sendiri binggung. " itu paspor untuk aku jenguk Lisa nanti,".ucap Revan dengan lembut, bunda Zoya ingin melayangkan protes namun melihat Revan yang menggeleng kan kepala ia mengurungkan niatnya. " udah yuk sayang,,,temenin bunda aja bikin kue".ajak bunda Zoya, Aurora tersentak saat ada tangan yang hinggap di bahunya. " ah iya, boleh?,".tanya Aurora pada Revan, sedangkan yang ditanya hanya mengangguk dan tersenyum tipis. Setelah Aurora dan bundanya beranjak ke dapur, Revan pun menaiki tangga satu per satu untuk ke lantai dua dimana kamar Revan berada. Revan membuka pintu dan terlihat suasana kamar yang sangat rapih, bersih, dengan kasur yang berukuran besar dengan sprei berwarna abu tua, dan dike

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD