" aku gak suka kamu deket deket sama mahluk itu ataupun yang lainnya ".ucap revan, saat ini keduanya berada diperjalanan pulang menuju rumah aurora. " namanya marcell ka, bukan mahluk itu," " kenapa kamu belain dia, kamu suka sama dia?". huh " ka, tadi kita udah bahas ini dan aku udah jelasin sama kaka kalo aku gak ada apa apa sama marcell,".jengah aurora, karena sampai kapanpun revan akan terus seperti ini tidak menerima pendapat orang lain. " kenapa kamu jadi ketus gitu sama aku?,".ucap revan dingin, karena ia tidak suka cara ngomong aurora. " huft, enggak ka" " kamu tau aku kaya gini karena aku gak mau kehilangan orang yang aku sayang ra, aku gak mau kamu ninggalin aku".lirih revan, yang masih terdengar aurora. Aurora yang mendengar lirihan seperti ia menantap revan dengan sendu

