Chapter 17

1274 Words

chapter 17 Jalanan yang lenggang membuat si kemudi mobil melajukan dengan kecepatan diatas rata rata tanpa takut akan resiko yang akan didapat nantinya. Sesekali si kemudi itu bernyanyi sambil menyeringai puas akan yang ia lihat siang tadi saat dikantin sekolah, beberapa langkah lagi ia bisa membuat hubungan itu hancur. Awalnya ia hanya niat berteman dengan gadis itu tapi siapa sangka sang pacar malah melakukan sesuatu yang tidak dapat ia terima apalagi ia sama sekali belum mengenal orang itu. first impression yang buruk bukan. Balas dendam itulah yang ada dipikirannya saat ini. Saat ia tak sengaja melihat mobil Rubicon hitam mengikuti, seketika ia langsung menambah kecepatan mobilnya. Dan dirinya tidak menyadari didepan sana sudah ada mobil yang menghalangi jalannya, ia terlalu fokus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD