Chapter 82

1505 Words

Chapter 82 "Acie ... cie ... yang baru aja ketemu mantan ...." "Kamu lagi ngomong sama aku, Mas?" "Cie yang lagi mengalihkan pembicaraan, suit ... suit ...." Elang bersiul sambil membercandai Tere. "Ih, apaan sih, Mas. Ngeselin banget!" Tere memukul bahu Elang yang sedang mengencang memegang stir. Guyonan yang dilontarkan jelas-jelas membuat Teresa semakin merutuk kesal . Duduk melipat kedua tangan ke dadanya, bibir Tere tak henti-hentinya mengomel tanpa mengeluarkan suara. "Kamu pasti seneng ya, Re, denger lagu anak band di cafe tadi, yang merupakan favorit kamu dan Dewa. Seandainya kalian nyanyi sama-sama tadi, pasti sangat bagus." Elang terkekeh sambil melihat jalan yang terlihat lenggang tidak seperti pada siang hari. Teresa seketika menoleh, merasa tidak masuk akal de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD