Adam melirik istrinya yang sejak tadi terdiam dan agak beda dari biasanya. Sejak ia pulang kerja tadi, istrinya terlihat tak begitu bersemangat dan tak terlalu memperhatikan ucapannya yang sepertinya dianggap angin berlalu bagi wanita itu. Dengan gerakan pelan, ia naik keatas tempat tidur dan duduk disisi yang kosong, tangannya melayang diudara lalu menyentuh lengan istrinya hingga mengejutkan wanita itu. “Eh, Mas” Naya mengusap dadanya yang bergemuruh cepat karena masih terkejut. “Kamu ada masalah di Sekolah?” tanya Adam pelan. Naya menggelengkan kepalanya dengan kikuk “Enggak kok Mas, aku nggak apa-apa, cuma sedikit pusing aja” alibinya. Adam mengangguk “Mau Mas pijatin?” “Eh” Naya kembali termenung dan akhirnya pasrah saja saat tangan Adam menyentuh pelipisnya dan mengurutnya d

