RASA TAKUT

1575 Words

Lucas melangkah keluar gedung. Hari sudah mulai gelap, udara terasa dingin. Kota berkilau seperti biasa, lampu-lampu jalan, deru kendaraan, orang-orang yang terus bergerak seolah dunia tidak pernah berhenti meski satu kehidupan nyaris direnggut darinya. Lucas berjalan menuju mobilnya. Dan saat itulah ponselnya bergetar. Nama Nyonya Ef muncul di layar. Lucas mengangkatnya dengan cepat. “Ya, Kak?” Suara di seberang terdengar gemetar. Ada sesuatu yang membuat jantung Lucas berdetak tak beraturan. Dia takut hal buruk telah terjadi. “Lucas,” kata Nyonya Ef, napasnya terengah. “Ayana… Ayana sudah sadar.” Lucas mendadak lega. Lucas berhenti melangkah. “Benarkah?” “Dokter baru saja keluar,” lanjut Nyonya Ef. “Ayana membuka mata. Masih lemah, tapi… dia benar-benar sadar, Lucas.” “Aku ke sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD