LUCAS Vs BEN

1958 Words

Ben gemetar saat pintu apartemen itu terbuka dan sosok Lucas berdiri di ambang pintu seperti bayangan maut yang akhirnya menemukan alamatnya. Wajah Ben seketika pucat, pupil matanya melebar, napasnya tercekat. Selama berminggu-minggu dia hidup dalam pelarian, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, meyakinkan diri bahwa dunia cukup luas untuk bersembunyi. Namun kenyataan kini Lucas berdiri tepat di depannya, dia nyata, dingin, dan tak terelakkan. Meski seluruh tubuhnya bergetar, Ben memaksa dirinya berdiri tegak, memasang wajah angkuh seperti sebelumnya. Dia tidak ingin terlihat lemah. Tidak di hadapan Lucas. “Apa yang kau lakukan di sini?” tanya Ben, berusaha terdengar tenang., namun tidak sepenuhnya berhasil menyembunyikan ketakutan. Lucas melangkah masuk tanpa meminta izin. Dia me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD