The Dragon

1476 Words

“Tidurlah, jangan banyak pikiran yang macem-macem!” Yudis kemudian merebahkan kembali Ara. Ara mengangguk pelan. Yudis kemudian mengecup kening Ara dengan lembut. Lalu kecupannya beralih ke bibir Ara. Ara bisa merasakan hangatnya dan lembutnya bibir Yudis menempel di bibirnya. Terasa manis dan membuatnya nyaman berada di dekat Yudis. “Temani aku sampai tidur Mas!” ucap Ara manja sambil memeluk Yudis. Yudis kaget mendengar permintaan Ara. Tapi dia juga tidak bisa menolak permintaan Ara. Dia juga ingin tidur melepas lelahnya berada dekat wanita yang dia cintai. “Ya sudah, Mas kelonin kamu sampe tidur,” jawab Yudis pura-pura tidak senang. Kemudian Yudis melepas jasnya dulu, Setelah itu dia menepuk tangan kanannya agar Ara tidur dengan bantalan tangannya. Dengan senang hati Ara langsung

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD