Peringatan Keras!!!! Jika pembaca masih di bawah usia 21+ sebaiknya jangan baca ini. Di skip saja karena Author tidak menanggung resikonya. Terutama yang belum menikah! heheehe Ara masih bersembunyi di balik selimut. Yudis pun garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal karena melihat Ara yang bersembunyi dan ketakutan. “Sayang! Kok malah ngumpet sih?” Yudis memanggil Ara agar bisa membuka selimutnya. “Sayang masa berhenti di tengah jalan sih, kan belum enak baru setengah jalan juga belum?” seru Yudis tetap membujuk Ara sambil mencoba menarik selimut Ara. Tapi cengkraman selimut Ara sangat susah untuk ditarik dan dibuka. “Mas, Ara takut dan belum siap?” jawab Ara di balik selimut tanpa membuka selimutnya. Yudis tidak tahan dengan jawaban penolakan dari Ara. Bagaimana bisa dia mengabaika

