Rasa penasaran yang semakin membesar membuat Roy merasa tak nyaman saat ini. Mencoba untuk bersabar dan menunggu saat yang tepat. Bagaimana pun juga dia harus menanyakan tentang siapa yang menyebabkan kecelakaan itu, ada apa benar yang menjadi dugaannya. "Oh iya, kalian sudah makan? Ibu tadi masak makanan kesukaan kamu," ucap Wati seraya melepas pelukannya. Jasmine menoleh ke arah Roy yang tengah tersenyum ke arahnya, kemudian beralih menatap ke arah ibunya dan menggeleng di sertai senyuman. "Kalau begitu bagaimana kalau kita makan siang dulu." "Boleh!" Seru Jasmine semangat. Kemudian menoleh ke arah Roy yang masih diam di tempatnya. Kening Jasmine pun berkerut melihat raut wajah Roy yang tampak tengah memikirkan sesuatu. Penasaran, dia pun mendekat dan menanyakan apa yang tengah d

