51

1158 Words

Makan siang penuh rasa haru dan bahagia kini telah usia. Meja makan yang sebelumnya penuh dengan makanan serta minuman kesukaan tuan muda rumah megah itu kini mulai di rapikan oleh sang asisten rumah tangga yang memang sudah lama bekerja untuk keluarga Erza. Dia pun sama, wajahnya nampak berniar bahagia saat tuan mudanya mau kembali menghabiskan waktu makan siangnya bersama sang mama. Hal yang memang sudah lama tak dia lihat setelah nenek dan papanya meninggal. "Semoga ini awal yang baik," gumamnya sembari menatap ke arah ketiga orang yang tengah berkumpul di ruang tengah. Senyuman bahagia nampak tak surut dari wajah sang majikan. Jelas dia sangat bahagia karena sang anak datang dengan membawa kabar yang begitu dia tunggu-tunggu. Mendapatkan pendamping yang sesuai dengan keinginannya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD