45

1297 Words

Suasana ruangan yang sebelumnya tegang kini telah berubah hangat dan penuh rasa bahagia. Jasmine dan Roy pun sudah tak lagi canggung untuk berinteraksi layaknya pasangan kekasih walau di depan Wati. Wajah mereka tampak berbinar dan saling melempar senyum. Drt ... drt ... drt ... . Ponsel di saku jas milik Roy bergetar, ada panggilan masuk. Roy segera merogohnya dan melihat siapa yang menghubungi dia saat ini. Diam sesaat setelah tahu jika yang menghubunginya adalah Reno. Melirik ke arah Jasmine dan ibunya yang tengah mengobrol. "Maaf tante, saya izin angkat telepon dulu," ucap Roy. Wati tersenyum dan mengangguk, "iya, silakan." Ucapnya dan di balas anggukan oleh Roy. Sebelum dia keluar, Roy mengusap puncak kepala Jasmine pelan membuat gadis itu tersipu malu. Tak dapat menyembunyikan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD