Drt ... drt ... drt ... Ponsel di saku bergetar, ada panggilan dari kontak bernama 'mama'. Melihat itu kening Roy sedikit terangkat, dia yakin beliau akan mengingatkan tentang acara makan malam itu. "Halo, Ma." "Halo, Roy. Kamu di mana sekarang?" "Di jalan." "Kamu datang 'kan ke acara makan malam di rumah paman Robert?" Roy melirik ke sisi kanannya, "Hmm ... ku usahakan, Ma." "Baguslah, lalu kamu mau ajak siapa?" Dan ... sesuai dugaannya jika sang mama akan bahas soal ini. Pa-sa-ngan. "Apa perlu mama telepon Zava untuk menemanimu nanti malam?" "Tidak usah, Ma," tolaknya seketika "Tidak usah? ... kamu ... sudah ada pasangan? atau ..." "Hmm ... Ma. Nanti Roy hubungi lagi ya." Potong Roy. Terdengar suara helaan nafas dari sebrang sana, "ahh ... baiklah." Tutt ... Pan

