49

1488 Words

Jantung Sue seakan berhenti berdetak saat ia menyadari siapa pria yang menolong Zach. Ini pasti mimpi karena Zac tidak mungkin berada di kota ini. Sue hampir saja kehilangan kendali dirinya untuk memeluk Zac dan mengatakan betapa ia sangat merindukan pria itu. Betapa ia merasa sangat lega karena Zac baik-baik saja. Namun beruntung, ia masih bisa menjaga kewarasannya. Zac masih setampan yang diingatnya. Wajahnya yang tegas dan rupawan dihiasi bakal janggut yang mulai tumbuh. Hal itu membuat Sue gatal ingin mengusap dan menciumnya seperti dulu. Bibir yang berkali-kali menciumnya itu juga masih tampak begitu indah. Gairah Sue hampir saja melesat naik jika saja Zac tidak berbisik menyebut namanya. Bahkan bisikan lirih itu mampu membuat seluruh kenangan masa lalu mereka membanjiri kepalanya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD