77

1768 Words

“Apa yang kau pikirkan?” tanya Zac dengan lembut saat mengamati Sue sedang merenung sendirian di sudut terjauh dari pesta pernikahan mereka diadakan. Semua orang sedang bersenang-senang sementara sang pengantin wanita justru berwajah muram. “Jika kau memperlihatkan wajah seperti itu, semua orang akan mengira kau terpaksa menikah denganku.” Sue menoleh padanya dan tersenyum lemah, lalu mengulurkan tangan, meminta Zac untuk duduk bersamanya. “Ben,” jawabnya pendek. Kening Zac berkerut. “Dia kenapa?” Kepala Zac berputar untuk mencari sosok pria itu. Zac menemukannya sedang mengobrol bersama Byron dan seorang pria lainnya yang Zac tahu namanya sebagai Sam, atasan di sekolah musik tempat Sue mengajar. “Dia tampak baik-baik saja,” kata Zac saat mengamati Ben yang tersenyum mendengar apa yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD