Bu Tatang sedang memasak di dapur, tiba-tiba terdengar suara tukang sayur keliling memanggil-manggil di luar, bagi ibu-ibu suara tukang sayur keliling itu terdengar seperti panggilan jiwa, yang menyuruh mereka untuk segera mendatanginya. Tak perlu menunggu lama, ibu-ibu di sekitar rumah kontrakan sudah mengerubuti gerobak sayur keliling itu, seperti semut-semut mengerubuti gula. Bu Aan mematikan kompor, kemudian bergegas mengambil dompet berwarna hitam yang diletakkan di atas rak, dan pergi ke luar, untuk bergabung bersama ibu-ibu yang lain. Dilihatnya Si Kembar sedang anteng bermain masak-masakan, betapa lucu anak-anak balita itu, tak terasa usia mereka sudah empat tahun, tahun depan sudah masuk PAUD. “Neng-neng cantik, Emak lihat dagangan Mang Roni dulu ya sebentar,” kata Bu Aan memb

