Shalat Ied

1030 Words

Hari semakin larut, suara takbiran terus mengalun, biasanya sepanjang malam hingga pagi hari. Jam dinding sudah menunjukkan pukul sembilan, waktunya Bu Aan membawa anak-anaknya untuk tidur, ini sudah telat satu jam, biasanya mereka maksimal tidur pukul 8. Khusus hari ini mereka mendapat dispensasi, mengingat bukan hari sekolah. Bu Aan sangat disiplin soal tidur anak-anak, mereka harus mendapatkan tidur yang cukup untuk menopang perkembangan dan pertumbuhannya. Apalagi di hari sekolah, mereka harus bangun pagi-pagi sekali. Semua hidangan lebaran hampir 80 persen rampung, tinggal menunggu ketupat matang, dan menggoreng hidangan pendamping seperti kerupuk, dan lainnya. Yang sebetulnya masih bisa dilakukan besok pagi setelah Shalat Ied, tapi Bu Tatang tidak pernah melakukannya, karena takut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD